-->
  • Mari Kita Belajar Resensi


    Mari Kita Belajar Resensi
     
           Resensi menyerap dari bahasa Belanda recensie atau bahasa Latin recenseo yang artinya memeriksa kembali, menimbang, atau menilai.
           Resensi adalah penilaian terhadap karya orang lain dengan memberikan pertimbangan baik dan buruk secara objektif.
            Lalu apa yang bias di resensi? Segala bentuk karya mulai dari buku, cerpen, novel, lagu, film, drama, dan karya lainnya.
           Tulisan resensi tidak bersifat subjektif yang dapat menyudutkan karya dan tidak berisi iklan yang mengarah pada propaganda.
           Resensi bisa dengan mudah dijumpai dalam surat kabar, majalah, media elektronik, dsb.
    Fungsi Resensi
           Bagi penulis: mendapatkan umpan balik dan saran tentang buku yang ditulis.
           Bagi Penerbit: memperkenalkan buku-buku yang diterbitkan.
           Bagi media massa: sebagai sarana dalam menguji atau mengembangkan suatu topik atau masalah.
           Bagi pembaca: ???

    Tujuan Resensi
           Mempengaruhi pembaca agar membaca atau memiliki karya tersebut.
           Menimbang agar buku memperoleh perhatian dari orang yang belum membaca karya tersebut.
           Memberikan penilaian dan penghargaan terhadap isi karya sehingga penilaian itu diketahui khalayak.
           Melihat kesesuaian latar belakang pendidikan pengarang dengan bahanyang ditulis.
           Memberikan penilaian keunggulan dan kelemahan karya serta penulisan.
           Memberikan pujian dan kritik terhadap bobot atau nilai karya sesorang.
    Sturktur resensi
           Judul resensi
    Harus sesuai dengan keseluruhan isi resensi
           Identitas resensi
    Identitas mencakup judul buku, jenis buku (fiksi/nonfiksi), pengarang, penerbit, tahun terbit, cetakan ke-, dan jumlah halaman.
    ·       Pendahuluan atau pembuka resensi
    Berisi tema atau deskripsi buku secara singkat.
    ·       Sinopsis
    Berisi pokok-pokok isi karya, misalnya resensi buku harus mengemukakan masalah cerita, watak, latar, dsb.
    ·       Keunggulan dan kelemahan karya
    Berisi sisi menarik dan kekurangan dari karya yang dibahas
    ·       Penutup
    Berisi peruntukan karya, simpulan, atau rekomendasi terhadap karya.

    Bagaimana menyusun teks resensi?
    1. Membaca dan memahami isi karya yang diresensi
    2. Membuat judul resensi (Judul resensi harus selaras dengan isi resensi)
    3. Menyusun data buku
        Misalnya buku, identifikasi meliputi judul buku, jenis buku (fiksi/nonfiksi), pengarang, penerbit, tahun terbit, cetakan ke-, dan jumlah halaman.
    4. Membuat pembukaan
        Pembukaan bisa berisi antara lain perkenalan (perbandingan dengan karya sebelumnya, biografi pengarang, unsur yang berhubungan dengan tema atau isi),
    5. Membuat isi atau tubuh
        Berisi sinopsis, poin utama dari karya, keunggulan, dan kekurangan buku.
    6. Membuat penutup resensi karya
        Berisi penekanan pentingnya untuk membaca atau memiliki karya tersebut.

    Analisis kebahasaan teks resensi
           Istilah khusus (kata teknis)
    Istilah adalah kata atau gabungan kata yang mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat khas dalam bidang tertentu.
           Nomina (kata benda)
    Kata benda konkret = meja, buku, bola, dsb.
    Kata benda abstrak = pikiran, angina, dsb.
           Verba (kata kerja)
    Verba aktif: menunjukkan tindakan/perbuatan
    Verba pasif: sebagai penderita, akibat dari tindakan, atau hasil
            Pronomina (kata ganti orang)
    Orang pertama
    Orang kedua
    Orang ketiga
            Konjungsi
    Konjungsi koordinatif
    Konjungsi subordinatif
    Konjungsi korelatif
    Konjungsi antarkalimat
           Preposisi kata depan/kata tugas
    di, ke, dari, pada, daripada, dengan, secara, tanpa, bagi, dsb.
           Kata kerja material adalah kata kerja yang neyatakan kegiatan fisik atau proses, mislanya makan, minum, membawa, berbicara, dsb.
           Kata kerja relasional kata kerja yang berfungsi memperjelas predikat (kata kerja bantu).
    Contoh kata kerja relasional sebagai kopulatif, yaitu bernama, disebut, menjadi, merupakan, adalah, ialah, yaitu, yakni, dsb.
    Contoh kata kerja relasional sebagai kata bantu, yaitu pasti, harus, perlu, wajib, mungkin, boleh, harap, bisa, hendak, ingin, mau, akan, dapat, ada, dsb.

    Materi dalam bentuk PPT unduh di sini iya di sini :) atau dapat menyimak materi Resensi di sini!

    *) diketik oleh Achmad Fakhruddin saat pandemi covid-19 untuk siswa-siswi SMA Negeri 1 Tuban

    *) diolah dari buku kelas XI Intan Pariwara


  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Achmad Fakhruddin. Diberdayakan oleh Blogger.

Beranda

Entri yang Diunggulkan

PEMAHAMAN BACAAN DAN MENULIS || PERSIAPAN UTBK 2020

Halo adik-adik, Untuk meningkatkan performa belajar kalian menghadapi UTBK 2020 atau SBMPTN 2020, kalian dapat mengerjakan soal Pemahaman B...